Baik dari bahan dan penyajiannya, menu makanan sehat untuk anak tentu saja berbeda dengan orang dewasa, karena dimasa pertumbuhan anak membutuhkan lebih banyak nutrisi dan kalori sebagai tambahan bahan bakar untuk tumbuh kembang yang lebih optimal. Walaupun dalam pertumbuhannya anak membutuhkan banyak asupan kalori, namun antara kalori yang masuk dan kalori yang keluar harus berjalan seimbang.

cara menyajikan makanan sehat untuk anak

Berikut ini tips penyajian menu makanan sehat untuk anak agar tumbuh dengan sempurna:

Menyajikan Makanan Sehat

Makanan sehat bukan berarti harus mahal, tetapi cukup dengan memperbanyak sayuran dan buah. Hindari menu minuman yang mengandung pemanis buatan karena berbahaya untuk pencernaan anak. Olah makanan (termasuk jenis daging) dengan cara direbus atau dipanggang daripada digoreng.

Jangan menggunakan kalimat “habiskan makananmu”

Dalam hal ini anak harus belajar berhenti makan begitu ia kenyang. Jangan dipaksa menghabiskan makanan saat perutnya tidak muat lagi menampung makanan. Dengan kata lain, anak akan meminta tambah sendiri jika merasa kurang, jadi Anda tidak perlu menyediakan makanan berlebihan.

Biasakan Makan Bersama

Perlu diketahui makan bersama seluruh anggota keluarga minimal 1 kali sehari, dapat mendorong untuk mengonsumsi makanan lebih bergizi dibanding dengan keluarga yang tidak melakukannya. Khusus untuk anak, jangan menghidangkan semua makanan diatas meja makan, tapi taruh makanan (menu lengkap) dalam piring masing-masing anak. Jangan lupa mengatur durasi makan tidak sampai 30 menit.

Jika terdapat kasus dimana anak sulit mengonsumsi menu makanan sehat, berikut ini cara memotivasinya:

–          Anda dan suami harus bisa memamerkan pada anak melahap makanan supaya ditiru sang anak. Buatlah agar anak tertarik untuk menikmati makanan seperti yang Anda lakukan. Jika Anda tidak menyukai jenis makanan tertentu padahal makanan tersebut baik untuk anak, sebaiknya Anda pura-pura menikmatinya.

 

–          Buatlah makanan sehat yang Anda sajikan untuk anak menjadi satu-satunya pilihan. Kosongkan kulkas dari makanan yang tidak baik untuk anak. Sajikan makanan bergizi yang telah dipersiapkan sebelumnya, maka mau tak mau anak hanya makan makanan yang telah disiapkan tersebut.

 

–          Usahakan memperkenalkan pada anak menu makanan baru setiap minggunya. Mungkin awalnya anak merasa asing dan tidak mau menyentuhnya. Tapi Anda tidak boleh berhenti membujuknya makan. Cobalah lagi dan lagi, bila perlu jangan berhenti sampai anak menyerah dan mencicipinya. Perlu anda tahu, anak akan tergerak mencoba makanan yang semula ditolaknya setelah makanan tersebut terekspos lebih dari 10 kali. Jadi jangan berhenti membujuknya. Dalam hal ini Anda harus bisa membedakan antara membujuk dan memaksa.

 

Beri keleluasaan pada anak untuk memilih menu makanan yang disukainya. Tentu saja Anda terlebih dahulu harus memberi pilihan dari menu makanan sehat untuk anak. Biarkan anak memilih 2 sampai 3 jenis makanan yang disukainya, maka bisa dipastikan anak akan menghabiskan makanan yang disukai tersebut.